Budi Krisnadi: Sosok Muda Dibalik Kreasi Omorfa Matia


Malam sudah agak larut ketika saya memutuskan untuk mengirim pesan Whatsapp kepada Budi Krisnadi,  salah satu pendiri Omorfa Matia. Saya beruntung ternyata Budi belum tidur dan masih asyik bekerja. Saya meminta izin untuk menulis profilnya plus beberapa pertanyaan untuk keperluan tulisan ini. Ternyata ia cukup antusias menerima tawaran saya.

Budi memulai kiprahnya dalam dunia bisnis ketika duduk di bangku kuliah semester dua. Saat itu ia membuat berbagai jenis sticker untuk dijual pada masa penerimaan mahasiswa baru. Ternyata sticker buatannya laris manis dan memberi keuntungan yang lumayan. Sejak saat itu, mahasiswa Unpad angkatan 2003 ini semakin tertarik pada dunia bisnis.

Setelah lulus dari jurusan Manajemen dengan predikat cum laude, Budi membulatkan tekad untuk berbisnis. Beberapa tawaran pekerjaan yang menghampirinya ditolaknya baik-baik. Sempat membuat usaha percetakan dan pembuatan merchandise, akhirnya pada Tahun 2015 Budi bersama dua orang temannya mendirikan Omorfa Matia.

Omorfa Matia adalah sebuah perusahaan kreatif yang bergerak di bidang produksi tas dan aksesoris fashion. Brand yang memiliki tagline Art in Your Hands ini mengusung konsep membuat aneka produknya memiliki sentuhan motif artistik hasil kolaborasi dengan seniman-seniman Indonesia.

Baca juga: http://www.arziha.com/2017/11/01/tampil-stylish-bersama-omorfa-matia/

Konsep ini baru mulai ditekuni pada awal Tahun 2017. Sebelumnya, Omorfa Matia membuat tas dari kertas batang pisang. Namun, konsep tersebut tidak dilanjutkan karena berbagai alasan, terutama dari aspek ketersediaan bahan baku.

Saat ini, produk Omorfa Matia mulai dikenal di kalangan konsumen pencinta seni dan produk lokal Indonesia. Omorfa Matia menyediakan aneka tote bag, dompet, pouch, dan aksesoris lainnya. Kolaborasi yang sedang berjalan adalah dengan seniman John Martono dan Hania Zahida. Lukisan dan artwork karya para seniman tersebut menjadi motif produk Omorfa Matia.

Ketika ditanya mengenai pemasaran produknya, Budi menjelaskan bahwa ia memanfaatkan penjualan on-line yang sedang booming saat ini. Produk-produk Omorfa Matia dapat diperoleh melalui akun IG omorfamatiaid dan fp Omorfa Matia ID.

Perjalanan berbisnis memang tidak selalu mudah, begitu pula yang dirasakan oleh Budi Krisnadi. Omorfa Matia sempat mengalami keretakan karena perbedaan visi dan cara kerja. Akhirnya Budi melanjutkan produksi Omorfa Matia tanpa dua orang pendiri lainnya.

Pada bagian akhir komunikasi Whatsapp kami, Budi menitip pesan untuk para pebisnis muda. Menurut Budi, pebisnis muda jangan pernah menyerah. Sebagai contoh adalah pengalamannya sendiri. Meskipun kerja tim tidak selalu berjalan lancar, bahkan sempat ada pembubaran tim pendiri, Omorfa Matia masih tetap bertahan dan melanjutkan produktivitasnya.

Pesan lainnya adalah jangan menghindari perubahan. Jika konsep bisnis yang telah dijalankan ternyata kurang cocok dengan situasi terkini, maka berubah dan beradaptasi adalah suatu keharusan. Hal yang tidak kalah penting adalah jangan berhenti berkolaborasi. Kolaborasi yang produktif dan saling menguntungkan selalu dapat menciptakan nilai tambah dan peluang baru.

14 Replies to “Budi Krisnadi: Sosok Muda Dibalik Kreasi Omorfa Matia”

Leave a Reply